![]() |
| Sumber : Dokumen Pribadi |
Presiden terpilih menyerukan seluruh eleman bangsa untuk kembali bersatu, sudah saatnya bersama-sama bersatu menatap kedepan menuju masa emas Indonesia. tinggalkan seluruh perbedaan mulai dari masa-masa kampanye yang saling menonjolkan kelebihan dan kekurangan pasangan calon yang didukung sampai tak sadar menyeret persatuan kita beralih kepada saling tuding menuding demi untuk mengunggulkan pasangan calon yang didukung dan dibela mati-matian. padahal yang terpilih nanti belum tentu ia mati-matian membela masyatakat bawah, sudah persatuan rusak energi habis dikurasnya.
Seruan presiden terpilih Prabowo Subianto layak dan patut diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa apalagi mengenai persatuan, hal ini jelas sejalan dan akurat dengan pandangan hidup bangsa kita yang tertera didalam Pancasila sila ketiga yaitu persatuan Indonesia, dahulu bangsa Indonesia bersatu dan kompak mengusir kolonial Belanda dan Jepang dari bangsa ini karena didasarkan satu dan sama frekuensi yaitu karena perasaan senasib sama-sama dijajah secara brutal dan diskriminasi. Sekarang sudah merdeka tetapi masih ingin kembali kelembaga perpecahan, pantas Soekarno mengatakan "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penajajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri". Maksud perkataan Soekarno tersebut adalah mengingatkan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia setelah merdeka, ketika dibawah penjajah musuh bersama adalah penjajah, tetapi setelah penjajah pergi bangsa Indonesia akan dihadapkan pada berbagai masalah terutama tentang persatuan.
Pecahnnya persatuan bangsa ini salah satunya adalah karena sengaja dirusak dari dalam bangsa itu sendiri misalnya kelompok radikalisme, terorisme, bullyng. menyebar hoaks, pencemaran nama baik, tidakkah kita sadar bangsa ini lahir dari perut persatuan, toleransi, hidup rukun dalam masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, patut kita bangga karena ini adalah sebuah kekayaan harus kesitu filosofisnya bukan menyebabkan perpecahan karena perbedaan.
Banyak sekali ditemukan ditengah-tengah masyarakat karena masalah kecil diperbesar sehingga merusak tatatan masyarakat yang sudah arif tapi masalah besar tidak ada diungkit-ungkit malah dibiarkan berkembang biak dan diternakkan justru itulah awal yang merusak persatuan bangsa hari ini. Bidang Politik sudah waktunya berkolaborasi membangun bangsa dengan menanggalkan sikap egoisme dan ambisius yang berlebihan untuk memperubut kursi kementerian, yang terpenting adalah kursi persatuan satu misi yang sama memajukan Indonesia dengan bersatu karena tanpa persatuan sulit rasanya untuk mencapai hal yang ingin diwujudkan, kita patutu berkaca pada sapu lidi jika hanya satu biji disapukan kehalaman tidak akan mampu ia membersihkan dengan indah tetapi karena diikat, dirangkul dari berbagai lidi sehingga menjadi banyak dan kuat untuk merapikan dan membesihkan segala hama dan virus di depan rumah besar kita Indonesia.
Selain itu, amanat dari Pancasila sila ketiga persatuan Indonesia bahwa kita harus memprioritaskan persatuan, dan kersatuan dan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan, kita harus punya sikap rela berkorban demi untuk bangsa dan negara, mengawasi proses jalannya demokrasi di Indonesia sekarang ini dimana bangsa yang besar ini dari rakyat dan kembalikan ke rakyat, supaya persatuan utuh diatas bhinneka tunggal ika.

0 Komentar