- Niat yang kuat dan lurus
- Semua bisa dipelajari
- Mempelajari teorinya
- Praktek dan pengulangan
Berhenti belajar mati (Muhammad Maliki)
Step berpidato secara rinci adalah sebagai berikut :
Take off ( pembukaan) hati-hati dalam pembukaan ini biasanya 3 menit pertama harus perfect kalau tidak bisa tergelincir dan rusak.
- Salam pembuka, pujian, sapa.
- Grabbing, news, history, games, video, Question (misalnya: saya dengar-dengar bapak-bapak disini baik-baik sama istrinya betul ? tidak kata ibu-ibu, sebaliknya saya dengar disini ibu-ibunya baik-baik semua, ? betul ramai jawab ibu-ibu) yel-yel dll. misalnya menceritakan berita yang berkaitan dengan judul pidato kita. Grabbing juga diartikan mengambil fokus audien, tidak boleh terburu-buru masuk ke dalam isi pidato diambil dulu fokus jamaahnya.
- Purpose yaitu menyampaikan tujuan, jadi sebelum masuk ke isi sebaiknya disampaikan dulu tujuan dari pidato yang disampaikan sehingga menarik pendengar untuk menjadi penasaran apa ya ? kira2 tujuannya kata jamaah kira-kira begitu
- Commutation maksudnya adalah menyamakan satu frekuensi dulu bagaimana chemistry Nya atau menyesuaikan dulu siapa yang ingin kita ceramah i di depan kita
Fly (isi)
5. Content
Landing
6. 6. Grabbing, sebelum
ditutup boleh dibuat lagi grabbing, sehingga tidak ada alasan kita habis materi
masih bisa kita mainkan disini sehingga pidato bisa menjadi lama
7. 7. Conclusion yaitu
hasil atau kesimpulan dari isi ceramah atau pidato yang disampaikan
8. 8. Penghargaan maaf dan doa
9. 9. Salam penutup
Contoh :
1.
History = tadi
saya di bandara di goda oleh laki-laki yang homo kaya raya,
2.
Purpose=
a.
bagaimana menjaga rumah
tangga kita dengan baik
b.
bagaimana agar anak bisa dekat
dengan kita
c.
15 menit saja mohon
diperhatikan sungguh-sungguh anak kita-kita karena itu penting sekali
3.
Body (content): Sebaik-baik
kalian adalah yang baik kepada keluarganya, tapi kita terbalik di kantor baik,
ditempat kerja baik, lemah lembut, tapi dirumah kita kasar.
Ceramah ;>> bukankah Nabi
Saw mengingatkan kita dalam sebuah hadits Rasulullah Saw :
خير الناس
لأهلها
Sebaik-baik manusia
yang berbuat baik kepada keluarganya.
Di dalam membuat konten memang
kita harus belajar sungguh-sungguh, sedangkan dalil-dalil seperti al-Qur’an,
Hadits, perkataan ulama harus dihafal.
4.
Landing ( Penutupan
)
Sebelum menutup lakukan grabbing dulu, untuk waktu 1 jam harus banyak
menggunakan grabbing, ingat, jangan terburu-buru ditutup ceramahnya,
5.
Conclusion ( penutup
)
Contoh>>kita sudah sampai di penghujung, kita sangat penting setiap
hari memeluk anak kita, memperhatikan anak kita menjaga anak-anak kita dari
pergaulan bebas.
6.
Penghargaan dan doa
Contoh>> saya senang sekali berjumpa dengan ibu-ibu sekalian, saya
berdo’a keluarga kita dijaga oleh Allah anak-anak kita dilindungi oleh Allah.
7.
Penutup salam
Catatan :
Grabbing juga bisa dilakukan ketika audience sudah mulai tidak
fokus seperti mengantuk, bicara dengan teman atau di sampingnya, maka kita
harus banyak stok grabbingnya,
Selanjutnya, dalam membuat naskah itu harus ditulis mulai 1
sampai 9 point diatas jangan di copy paste, karena dengan menulis akan membekas
di otak kita dari pada di copy paste sama sekali susah untuk mengingat kembali.
Satu survey, menyebutkan word (kata-kata itu ) hanya 7 %,
tone (intonasi) hanya 38 % motion (bahasa tubuh) 55 %
Satu survey juga membuktikan ketahanan jamaah mendengar atau
fokus manusia hanya 10 menit.
Intonasi adalah naik turunnya suara, contoh >>
adakah kita mendidik, menyayangi anak-anak kita hari ini, anak-anak dan istri
kita hari ini masih bisa makan coba lihat anak-anak di Gaza Palestina hari ini.
Motion, contoh >>gerakan tangan harus sejajar
dengan dada tangan jangan sampai diam tidak ada gerakan sama sekali. Selanjutnya, pandangan mata jangan melihat
kontak mata ke titik ruang kosong.
Langkah kaki ; dalam posisi ini ketika jamaah atau
audience tidak lagi fokus maka lakukanlah jalan lagi ke depan jamaah asal
jangan waktu khutbah saja berjalan, karena dilarang.
Salah satu tokoh penting public speaking adalah Jhon
Robert Power

0 Komentar