Prioritas hidup mesti dipikirkan walaupun sudah masuk dalam tahap dan fase produktif, sudah melihat hasil dan tumbuh kembang usaha.
Usia produktif adalah periode kehidupan ketika seseorang memiliki potensi maksimal untuk berkontribusi secara ekonomi dan sosial.
Rentang usia ini menjadi perhatian penting dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan tenaga kerja hingga kebijakan publik.
menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendefinisikan usia produktif sebagai rentang usia 15–64 tahun.
Definisi ini tidak hanya mencakup kemampuan fisik untuk bekerja, tetapi juga potensi intelektual dan sosial untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat.
Individu dalam rentang usia ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam berbagai sektor pembangunan.
ada juga yang menyebutkan usia produktif itu adalah usia 35-40 tahun berada di titik tengah rentang ini, sering kali menunjukkan kinerja dan keahlian tertinggi.
terlepas dari itu, suatu pengalaman penulis di usia-usia seharusnya di 35-40 itu sudah menunjukkan kinerja dan keahlian tinggi, belum dirasakan.
Perlu Berinovasi
Menurut hemat penulis, apabila kita masuk dalam usia diatas namun belum menunjukkan keilmuan dan keahilan yang menonjol sepertinya perlu ada invoasi baru dengan berbagai metode apalagi di zaman era hiyrid ini semuanya harus interkoneksi dan interaktif berdamai dengan digital.
Inovasi adalah proses pembaharuan, pengembangan, atau penciptaan gagasan, metode, atau produk baru yang memberikan nilai tambah dan memecahkan masalah. Ini bukan sekadar ide, melainkan implementasi praktis yang membuat hidup lebih efisien dan lebih baik. Inovasi krusial bagi keberlanjutan bisnis dan kemajuan.
sikap berani sangat diperlukan untuk menuju perubahan, dalam rangka pengembangan diri mungkin diawal terasa berat karena selama ini sudah terbiasa hidup di zona nyaman, tiba-tiba harus bertransformasi menjadi jiwa petangguh, semuanya harus dipikiran dan diusahakan sebelum bertindak. []


0 Komentar