Mengapa ini terjadi ? penulis sempat bingung dan kewalahan
untuk mengurusi anak-anak yang ribut di madrasah khususunya ula
Pertama, usia dimana mereka masanya asik bermain
sehingga tidak peduli siapa pun yang menghalangi mereka tidak akan menjadi cara
mereka untuk diam dan tertib, mungkin kita teringat juga diwaktu kecil kita
hampir sama dengan mereka, itulah dunia akan dunia yang masih enak bermain
dengan teman-teman, jika dimarahi dengan sekeras-kerasnya justru kita kehabisan
power kehabisan energi.
Kedua, harus
ada yang disegani, dunia anak-anak sangat segan dan takut kepada orang yang
merekea segani sehingga mereka akan terburu-buru bahkan terbirit kalau
mendengar yang ia takuti menghampiri mereka, mestinya disetiap lembaga
pendidikan mesti ada yang disegani oleh siswa sebagai panutan dan teladan bagi
mereka
Ketiga, faktor ekstern dan intern, ekstern berarti
dari luar tentunya lingkungan mereka dalam sehari-hari dalam bergaul siapa
kawan mereka harus diawasi oleh orang tua, karena temannya sangat mempengaruhi
psikologis dalam diri setiap anak. Jangan sampai mereka terbawa-bawa lingkungan
karena yang namanya dilingkungan sudah pasti semua ada jenis pergaulan. Sedangkan
faktor intern berarti dari dalam itulah orang tua sebagai madrasatul ula
sebagai sekolah pertama bagai seorang anak sehingga orang tua seharusnya mendidik
secara intensif dirumah sehingga anak
diantar kesekolah, madarasah jiwa dan akhlaknya sudah bagus jadi guru tidak
mulai dari dasar guru tinggal membangun estetika yang lebih intens lagi.
[]

0 Komentar